sumber : Google.com
Suatu hari, seorang anak laki laki kecil bertanya kepada
ibunya.
“Mengapa Ibu
menangis?”
“Karena aku
seorang wanita,” Kata sang ibu kepadanya.
“Aku tidak
mengerti,” kata anak itu.
Ibunya hanya
memeluk dan berkata, “Kau tak akan pernah mengerti.”
Kemudian, anak
laki laki itu bertanya kepada ayahnya.
“Mengapa ibu suka
menangis tanpa alasan?”
“Semua wanita
menangis tanpa alasan.” Hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.
Anak laki laki
kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki laki dewasa. Tetapi, ia tetap
ingin tahu mengapa wanita menangis. Akhirnya, ia menghubungi Tuhan dan
bertanya, “Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?”
Tuhan berkata, “Ketika
Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang
istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menompang dunia, namun harus
cukup lembut untuk memberikan kenyamanan.
“Aku
memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima
penolakan yang sering kali datang dari anak anaknya.
“Aku memberinya
kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang orang lain menyerah dan
mangasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh.
“Aku memberinya
kepekaan untuk mencintai anak anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika
anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya.
“Aku memberinya
kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan
tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya.
“Dan akhirnya,
aku memberinya air mata untuk diteteskan. Ini adalah khusus miliknya untuk
digunakan kapan pun ia butuhkan.
“Kau tahu,
kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang
ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.
“Kecantikan seorang wanita harus dilihat
dari matanya karena itulah pintu hatinya tempat di mana cinta itu ada.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar